Kalau kamu sering dengar istilah Web3, pasti kamu juga pernah dengar Web2. Tapi sebenarnya, apa sih perbedaan keduanya?


 

Sederhananya, Web2 adalah internet yang kita pakai sekarang. Semua platform besar seperti media sosial, marketplace, dan aplikasi online termasuk dalam Web2. Di sini, pengguna bisa membuat konten, berinteraksi, dan berbagi informasi. Tapi ada satu hal penting: semua dikontrol oleh perusahaan.

Contohnya, saat kamu pakai media sosial, semua data kamu—mulai dari foto, pesan, hingga aktivitas—disimpan oleh platform tersebut. Mereka punya kendali penuh atas data itu, termasuk bagaimana data digunakan.

Nah, di sinilah Web3 hadir sebagai alternatif. Web3 membawa konsep desentralisasi. Artinya, tidak ada satu pihak yang mengontrol semuanya. Data disimpan di blockchain, dan pengguna punya kendali lebih besar atas aset dan identitas mereka.

Perbedaan utama Web2 dan Web3 bisa dilihat dari beberapa hal:

  1. Kepemilikan Data Di Web2, data kamu dimiliki platform. Di Web3, data ada di tangan kamu sendiri melalui wallet.

  2. Sistem Kepercayaan Web2 mengandalkan pihak ketiga (perusahaan). Web3 menggunakan teknologi blockchain yang transparan.

  3. Monetisasi Di Web2, platform yang paling banyak menghasilkan uang dari pengguna. Di Web3, kreator dan pengguna bisa langsung mendapatkan value.

  4. Akses dan Identitas Web2 menggunakan email/password. Web3 menggunakan wallet sebagai identitas digital.

Tapi, bukan berarti Web3 langsung menggantikan Web2. Saat ini, keduanya masih berjalan berdampingan. Web2 masih unggul dalam hal kemudahan penggunaan dan adopsi massal. Sementara Web3 masih berkembang dan terus diperbaiki, terutama dari sisi user experience.

Namun, banyak yang percaya Web3 akan menjadi evolusi internet berikutnya. Bukan menggantikan sepenuhnya, tapi melengkapi. Ke depannya, kemungkinan besar kita akan melihat kombinasi Web2 dan Web3. Misalnya, aplikasi yang tetap mudah digunakan seperti Web2, tapi memberikan kepemilikan dan transparansi seperti Web3.

Jadi, kalau kamu masih bingung harus pilih Web2 atau Web3, jawabannya: kamu nggak harus pilih. Yang penting adalah memahami keduanya. Karena di masa depan, keduanya akan saling terhubung.